suaramerdeka.com
- Para atlet
taekwondo menyambut antusias pelaksanaan kejuaraan nasional (Kejurnas)
YUTI Cup Best of the Best seri kelima yang akan dilangsungkan di
Banjarmasin, Kalsel, 30 Juni - 1 Juli mendatang. Sebab, event yang
digelar Yayasan Universal Taekwondo Indonesia (YUTI) ini baru pertama
kalinya diselenggarakan di Bumi Borneo.
Ketua Panitia Kejurnas Nor
Rifat mengatakan, persiapan ajang taekwondo paling bergengsi itu sudah
mencapai 100 persen. Menurutnya, animo masyarakat untuk berpartisipasi
pada event regional ini cukup tinggi.
“Kami merasakan taekwondoin
di Kalimantan sangat antusias sekali menyambut Kejurnas ini.
Mudah-mudahan dapat dijadikan acuan sebagai pembibitan taekowndoin
handal," kata Nor Rifat, Kamis (28/6).
Koordinator Pertandingan,
Satriono menambahkan, peserta yang akan mengikuti YUTI Cup seri kelima
ini diprediksi sekitar 200 atlet. Sebab, kontestan hanya berasal dari
daerah di Kalimantan. “Karena pesertanya hanya zona Kalimantan, mungkin
sekitar 200-an. Ini berbeda dengan wilayah Sumatera yang meibatkan
hampir seluruh daerah di sana,” ungkapnya.
Dia menjelaskan,
Kejurnas taekwondo di Tanah Borneo ini berbeda dengan kejuaraan di
seri-seri sebelumnya seperti Semarang, Makassar dan Bukittinggi. Menurut
Satriono, pada ajang YUTI Cup kali ini tidak ada kriteria khusus,
asalkan peserta bernaung di bawah klub (Perkumpulan Taekwondo) dan
daerah, sudah bisa mendaftar.
Sementara itu, Pendiri YUTI Grand
Master Lioe Nam Khiong menilai bahwa sampai dengan seri keempat di
Bukittinggi lalu, dari sisi kuantitas sangat fantastis. Jumlah peserta
yang tinggi menunjukkan animo yang kuat dari taekwondoin daerah untuk
saling berkompetisi. Adapun dari sisi kualitas baru bisa dilihat pada
saat Grand Final nanti
“Kompetisi seperti ini perlu digalakkan dan
kehadiran YUTI cukup efektif menggairahkan olahraga taekwondo di
Indonesia. Kita lihat saja bagaimana serunya pertarungan Best Of The
best nanti ,”ungkapnya.
(Arif M Iqbal/CN26)
Comments
Post a Comment